Visionernews.id | Tembilahan, Muhamad Daffa Alfasa dan Kelvin Apriza, dua pelajar dari SDN 019 Sungai Beringin Tembilahan, sukses mencetak sejarah baru. Keduanya resmi melangkah ke panggung nasional mewakili ajang fls3n riau jenjang Sekolah Dasar setelah keluar sebagai pemenang di riau fls3n pantomim 2026.
Kepastian tersebut tertuang melalui Surat Keputusan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikdasmen Nomor 1459/B/H3/PN.00/2026 tertanggal 26 Juli 2026. Kelolosan ke tingkat fls3n 2026 nasional ini merupakan puncak dari regenerasi berkesinambungan di sekolah tersebut. Dalam dua tahun berturut-turut sebelumnya, perwakilan pantomim SDN 019 selalu menjadi andalan Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) di provinsi dengan raihan juara 2 dan 3. Tahun ini, dengan bibit talenta yang berganti dari tahun sebelumnya, mereka berhasil menyempurnakan perjuangan tersebut hingga ke level nasional.
Kepala SDN 019 Sungai Beringin, Muhammad, S.Pd. SD, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. “Ini adalah lompatan luar biasa bagi sekolah dan daerah. Anak-anak sukses menuntaskan rintisan prestasi kakak tingkat mereka. Pesan kami, tetaplah tangguh, rendah hati, dan tak henti mengasah kemampuan,” jelasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Keberhasilan ini turut menjadi tonggak kebangkitan kesenian inhil. Ari Musapia, pelatih pantomim sekaligus seniman inhil, menegaskan bahwa hasil ini dicapai berkat dedikasi dan latihan keras. “Mereka telah berjuang meneruskan estafet prestasi dan membuka jalan baru. Panggung nasional kelak adalah ruang untuk membuktikan bahwa karya pantomim fls3n dari Inhil mampu bersaing secara kompetitif dan menghasilkan karya luar biasa,” ungkap Ari.
Di balik prestasi gemilang ini, terdapat dukungan solid dari berbagai elemen. Pihak sekolah mengapresiasi dedikasi majelis guru yang menjadi sistem pendukung utama, doa dari para wali murid, serta komitmen penuh Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil yang terus mewadahi dan memfasilitasi potensi seni anak daerah.
Kini, fokus tim beralih pada pemantapan konsep dan adaptasi regulasi teknis kompetisi. Sesuai panduan, seluruh finalis dijadwalkan mengikuti pengarahan teknis (Technical Meeting) lanjutan dari kementerian secara virtual pada 11 Agustus 2026 mendatang.
Penulis : **Red
Editor : Jaslan















