Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Menjadi 15, Satu Ekor Ditemukan Mati Tertembak

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visionernews.id | Tembilahan, Serangan monyet liar terhadap warga di Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, belum juga mereda. Hingga Senin, 3 Agustus 2026, jumlah korban gigitan dilaporkan telah mencapai sedikitnya 15 orang. Korban terdiri dari anak-anak hingga orang dewasa yang mengalami luka akibat serangan satwa liar tersebut.

Korban terbaru adalah seorang anak yang mengalami luka gigitan di bagian leher. Ia segera dilarikan ke RSUD Puri Husada Tembilahan untuk memperoleh penanganan medis. Sebelumnya, seorang pria dewasa juga menjadi korban setelah diserang seekor monyet di kawasan Lorong Kubur, Kelurahan Tembilahan Hilir. Korban mengalami luka gigitan di bagian belakang tubuh.

Di tengah meningkatnya jumlah korban, seekor monyet ditemukan mati akibat luka tembak. Peristiwa itu memunculkan pertanyaan baru: siapa yang menembak satwa tersebut, dan apakah monyet yang mati itu merupakan hewan yang selama ini menyerang warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir, Wardanus atau yang akrab disapa Ego, membenarkan adanya penemuan bangkai monyet tersebut.

“Benar, tetapi saya tidak tahu siapa yang menembaknya. Monyet itu masuk ke sebuah bengkel dan sempat mengejar anak-anak di kawasan Parit 15 Hilir, Kelurahan Tembilahan Hilir,” kata Wardanus kepada wartawan, Senin, 3 Agustus 2026.

Menurut dia, bangkai monyet kemudian diamankan ke Kantor DPKP Kabupaten Indragiri Hilir di Jalan SKB, Kelurahan Sungai Beringin, untuk penanganan lebih lanjut.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian maupun instansi berwenang mengenai identitas pihak yang melakukan penembakan, dasar tindakan tersebut, maupun hasil identifikasi apakah monyet yang ditemukan mati merupakan satwa yang selama ini terlibat dalam rangkaian serangan terhadap warga.

Sementara itu, tim gabungan dari pemerintah daerah masih melakukan upaya penanganan di lapangan menyusul terus bertambahnya jumlah korban. Warga diminta tetap waspada, menghindari kontak dengan satwa liar, serta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat keberadaan monyet di sekitar permukiman.

Perkembangan kasus ini masih berlangsung. Data jumlah korban maupun hasil penyelidikan terkait kematian monyet tersebut dapat berubah seiring informasi resmi dari pihak berwenang.

Penulis : **red

Berita Terkait

‎Bupati Inhil Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Tim Gabungan Terus Tangani Serangan Monyet di Tembilahan Hilir
Meriah, BPD KKSS, IWSS, dan IPSS Kabupaten Indragiri Hilir Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Prestasi Gemilang SDN 019 Sungai Beringin: Tembus Nasional FLS3N 2026 Cabang Pantomim
Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu
‎Dari Kebun ke Krisis: Potret Rapuhnya Struktur Ekonomi Indragiri Hilir
Pemuda Asal Inhil Akan Tampil di Tim Orkestra HUT RI Istana Negara, Kurang Apresiasi dari Pemkab
Ketika Tiket, Sponsor, dan Transparansi Menjadi Pertandingan Sesungguhnya.
‎EKONOMI INHIL DI PERSIMPANGAN JALAN: Harga Kelapa Turun, Transfer Pusat Menyusut, dan Harapan pada Hilirisasi

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Menjadi 15, Satu Ekor Ditemukan Mati Tertembak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:26 WIB

‎Bupati Inhil Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Tim Gabungan Terus Tangani Serangan Monyet di Tembilahan Hilir

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:11 WIB

Meriah, BPD KKSS, IWSS, dan IPSS Kabupaten Indragiri Hilir Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:09 WIB

Prestasi Gemilang SDN 019 Sungai Beringin: Tembus Nasional FLS3N 2026 Cabang Pantomim

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu

Berita Terbaru

Artikel

KETIKA MONYET MENGGUGAT MANUSIA

Senin, 3 Agu 2026 - 19:03 WIB