Pantai Solop Di Persimpangan Iman; Antara Riuh Hiburan Dan Marwah Yang Terancam

- Admin

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Visionernews.id | Tembilahan, Di hamparan pesisir Kabupaten Indragiri Hilir, Pantai Solop hari ini bukan sekadar tempat berlibur, tetapi ruang yang Allah titipkan kepada manusia sebagai ujian:; apakah kita mampu menjaga nikmat dan adab, atau justru lalai dalam kemaksiatan?

Setiap tahunnya, Pantai Solop dipenuhi manusia. Tawa bersahutan, langkah kaki berjejak di pasir, dan mata memandang luasnya ciptaan Allah. Namun di balik semua itu, ada satu pertanyaan yang mengguncang hati:
Apakah keramaian itu mendekatkan kita kepada Allah, atau justru menjauhkan?

Suara kegelisahan itu kini datang dari para penjaga adat, melalui Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Indragiri Hilir.
Apa yang mereka sampaikan bukan sekadar kritik sosial, tetapi seruan moral dan panggilan iman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Datuk Seri Asmadi mengingatkan bahwa negeri ini berdiri di atas nilai agama dan budaya. Sementara itu Datuk Seri Muammar Khadafi menegaskan bahwa jika pelanggaran norma dibiarkan, maka yang rusak bukan hanya suasana, tetapi tatanan nilai yang telah diwariskan oleh para leluhur yang beriman.

Ini bukan sekadar persoalan adat, ini adalah persoalan iman dan tanggung jawab di hadapan Allah.
Bukankah Rasulullah Saw telah mengajarkan bahwa rasa malu adalah bagian dari iman?
Bukankah Allah telah menetapkan batasan dalam pergaulan, dalam berpakaian, dalam menjaga pandangan?
Lalu mengapa di ruang publik, kita seakan melupakan semua itu?

Pantai Solop hari ini bukan hanya tentang wisata. Ia adalah cermin hati masyarakatnya. Jika yang tampak adalah kelalaian, maka itu tanda hati yang mulai jauh dari dzikir. Jika yang terlihat adalah pelanggaran, maka itu tanda iman yang sedang diuji.

Ketahuilah, setiap langkah di pasir itu akan menjadi saksi.
Setiap pandangan yang dilepas tanpa batas akan dimintai pertanggungjawaban.
Setiap kelalaian yang dianggap biasa, bisa menjadi sebab turunnya murka Allah jika dibiarkan tanpa penyesalan.

Namun harapan belum hilang.
Seruan dari LAMR adalah panggilan untuk kembali.
Kembali kepada adab.
Kembali kepada rasa malu.
Kembali kepada kesadaran bahwa hidup ini bukan sekadar bersenang senang, tetapi mengumpulkan amal untuk kehidupan yang kekal.

Pemerintah diminta tegas, penyelenggara diminta bertanggung jawab, dan masyarakat diajak untuk sadar. Karena menjaga Pantai Solop bukan hanya menjaga tempat tetapi menjaga kehormatan negeri dan keselamatan diri di akhirat.

Mari kita ubah arah.
Jadikan Pantai Solop bukan sekadar tempat hiburan, tetapi tempat yang tetap bernilai ibadah.
Tempat di mana keindahan alam mengingatkan kita kepada Sang Pencipta, bukan malah melalaikan kita dari Nya.
Sebab jika marwah hilang, maka yang tersisa hanya keramaian tanpa keberkahan.
Dan jika iman ditinggalkan, maka hiburan hanyalah jalan menuju penyesalan.

“Ya Allah, jangan Engkau cabut keberkahan dari negeri kami.
Jangan Engkau biarkan kami tenggelam dalam kelalaian.
Bimbinglah kami untuk menjaga adab, menjaga iman, dan menjaga amanah yang Engkau titipkan.”
Aamiin Yra.

Oleh ; H Andi Muhammad Ramadhani Bidang Dakwah & Keagamaan LAMR Kab Inhil

Editor : Jaslan

Berita Terkait

Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Menjadi 15, Satu Ekor Ditemukan Mati Tertembak
‎Bupati Inhil Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Tim Gabungan Terus Tangani Serangan Monyet di Tembilahan Hilir
Meriah, BPD KKSS, IWSS, dan IPSS Kabupaten Indragiri Hilir Periode 2026-2031 Resmi Dilantik
Prestasi Gemilang SDN 019 Sungai Beringin: Tembus Nasional FLS3N 2026 Cabang Pantomim
Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu
‎Dari Kebun ke Krisis: Potret Rapuhnya Struktur Ekonomi Indragiri Hilir
Pemuda Asal Inhil Akan Tampil di Tim Orkestra HUT RI Istana Negara, Kurang Apresiasi dari Pemkab
Ketika Tiket, Sponsor, dan Transparansi Menjadi Pertandingan Sesungguhnya.

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Korban Serangan Monyet Liar di Tembilahan Bertambah Menjadi 15, Satu Ekor Ditemukan Mati Tertembak

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:26 WIB

‎Bupati Inhil Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Tim Gabungan Terus Tangani Serangan Monyet di Tembilahan Hilir

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:11 WIB

Meriah, BPD KKSS, IWSS, dan IPSS Kabupaten Indragiri Hilir Periode 2026-2031 Resmi Dilantik

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:09 WIB

Prestasi Gemilang SDN 019 Sungai Beringin: Tembus Nasional FLS3N 2026 Cabang Pantomim

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dekranasda Inhil Luncurkan Baju Pengantin Sri Gemilang, Angkat Keindahan Budaya Melayu

Berita Terbaru

Artikel

KETIKA MONYET MENGGUGAT MANUSIA

Senin, 3 Agu 2026 - 19:03 WIB