‎Ketua DPH LAMR Inhil Datok Seri Asmadi, SH Tegaskan Larangan Bakar Hutan dan Lahan demi Kelestarian Alam

- Admin

Rabu, 8 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Visionernews.id | Indragiri Hilir, Riau – Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Indragiri Hilir, Datok Sri Asmadi, SH, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Indragiri Hilir, menyampaikan ajakan tegas kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan dan lahan.

‎Ajakan tersebut disampaikan melalui video testimoni yang berisi imbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, khususnya dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Indragiri Hilir.

‎Dalam pernyataannya, Datok Sri Asmadi, SH menegaskan bahwa praktik membuka lahan dengan cara membakar tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bencana kabut asap yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta kelestarian ekosistem.

‎“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh masyarakat Indragiri Hilir untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Mari kita jaga alam kita demi masa depan anak cucu kita,” ujarnya.

‎Ia juga mengingatkan bahwa wilayah Riau, termasuk Kabupaten Indragiri Hilir, memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran hutan dan lahan, terutama di tengah kondisi cuaca panas dan kering yang berpotensi memicu munculnya titik api.

‎Oleh karena itu, peran aktif masyarakat dinilai sangat penting dalam upaya pencegahan karhutla, dengan tidak melakukan pembakaran serta turut menjaga lingkungan sekitar.

‎Selain itu, Datok Sri Asmadi, SH menekankan bahwa tindakan pembakaran hutan dan lahan merupakan pelanggaran hukum yang dapat dikenakan sanksi tegas sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

‎Menurutnya, upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat penegak hukum, namun juga memerlukan kesadaran kolektif seluruh elemen masyarakat.

‎Ajakan tersebut sejalan dengan berbagai langkah yang telah dilakukan oleh TNI-Polri bersama pemerintah daerah dalam meningkatkan sosialisasi, patroli terpadu, serta edukasi kepada masyarakat guna menekan angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indragiri Hilir.

‎Dengan adanya video testimoni ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk menjaga lingkungan dan tidak lagi menggunakan cara-cara yang merusak alam dalam membuka lahan.

‎(Redaksi)

Penulis : Jaslan

Berita Terkait

Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji 2026, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026
LAMR Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah Kebakaran di Kecamatan Reteh
‎Anggota DPRD Riau Minta Pemerintah Pusat Bantu Pembangunan Rumah Korban Kebakaran di Pulau Kijang
PLN UP3 Rengat Dinilai Lamban, Warga Reteh Berduka Kebakaran Diperparah Listrik Padam
Skandal Limbah RSUD Raja Musa? IPAL Diduga Mati Suri, Limbah Berpotensi Dibuang Sembarangan
APPSI Inhil dan Badko HMI Riau–Kepri Silaturahmi dengan Pimpinan Perum Bulog Cabang Tembilahan
Korban Diterkam Buaya di Kuala Patah Parang Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 19:54 WIB

Pemkab Inhil Matangkan Persiapan Keberangkatan Jamaah Haji 2026, Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik

Jumat, 10 April 2026 - 14:27 WIB

Bupati Inhil Pimpin Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan, Dorong Percepatan Infrastruktur 2026

Kamis, 9 April 2026 - 21:25 WIB

LAMR Sampaikan Duka Mendalam atas Musibah Kebakaran di Kecamatan Reteh

Kamis, 9 April 2026 - 20:02 WIB

‎Anggota DPRD Riau Minta Pemerintah Pusat Bantu Pembangunan Rumah Korban Kebakaran di Pulau Kijang

Kamis, 9 April 2026 - 10:39 WIB

PLN UP3 Rengat Dinilai Lamban, Warga Reteh Berduka Kebakaran Diperparah Listrik Padam

Berita Terbaru