Visionernews.id | KERITANG, Indragiri Hilir, Akses utama masyarakat di Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Keritang, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, terputus total. Jembatan Parit Landang dilaporkan ambruk pada Kamis dini hari (26/02/2026) sekitar pukul 03.00 WIB.
Ambruknya infrastruktur vital ini diduga kuat akibat kondisi bangunan yang sudah lapuk dimakan usia dan kurangnya perawatan. Besi penyangga yang telah berkarat dan struktur kayu yang membusuk tidak lagi mampu menahan beban, hingga akhirnya patah dan jatuh ke sungai.
Berdasarkan pantauan di lokasi, badan jembatan beton tersebut terbelah dan amblas ke bawah. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat sama sekali tidak dapat melintas. Untuk tetap bisa beraktivitas, warga bergotong-royong memasang beberapa keping papan sempit sebagai jembatan darurat.
Kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama bagi para pelajar. Dalam video yang beredar, terlihat anak-anak sekolah harus berjalan perlahan di atas papan kayu yang licin dan bergoyang dengan risiko terjatuh ke sungai di bawahnya. Beberapa orang dewasa tampak berjaga di sisi jembatan untuk membantu menuntun anak-anak dan warga lansia yang menyeberang.
Keluhan Warga
Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya. Menurut keterangan warga setempat, jembatan ini sudah berulang kali mengalami kerusakan dan ambruk, namun hingga kini belum ada perbaikan permanen yang memadai dari pihak pemerintah daerah.
”Ini sudah kesekian kalinya ambruk. Mau sampai kapan begini? Apa harus menunggu korban jiwa dulu baru diperbaiki?” ujar salah seorang warga dengan nada kecewa.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir segera turun tangan melakukan pembangunan ulang jembatan tersebut secara permanen. Jembatan Parit Landang merupakan akses kunci bagi perputaran ekonomi warga dan jalur utama bagi anak-anak menuju sekolah.
Penulis : Jaslan
Editor : Visionernews.id















